Sabtu, 20 November 2010

PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN PRA SEKOLAH

Anak dalam proses perkembangannya menuju kepada kedewasaan memerlukan perhatian dari kaum pendidik, hal ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan anak agar ia tumbuh menjadi manusia mandiri.

Setiap perkembangan manusia bukan dimulai dari perkembangan “aku” tetapi dari “kita” (undifferentiated), karena diasuh oleh dan bergantung kepada manusia yang lain. Karena adanya manusia lain itulah, manusia berkembang. Sosialisasi dimulai dengan adaptasi terhadap lingkungannya yang merupakan suatu ikatan yang esensial untuk eksistensi psikisnya. Society lives through him, dan setiap diri terwujud melalui lingkungannya. Perkembangan sosial seseorang adalah perjuangannya untuk menjadi suatu identitas dengan hak-hak dan kewajibannya dalam mempertahankan dan menyatakan dirinya.
Manusia belajar, tumbuh, dan berkembang dari pengalaman yang diperolehnya melalui kehidupan keluarga, untuk sampai pada penemuan bagaimana ia menempatkan dirinya ke dalam keseluruhan kehidupan. Pendidikan anak sangat penting dimulai dari lingkungan keluarga karena dari rumahlah ditumbuhkan rasa kepedulian, kesadaran, dan pengertian dasar tentang totalitas lingkungan. Dari sinilah orang tua harus belajar memahami setiap pertumbuhan anak agar sesuai dengan kebutuhan si anak.
Diperlukan sensitivitas dari orang tua terhadap berbagai ciri serta perubahan fisik dan mental yang terjadi pada umur anak, terutama yang berkenaan dengan segi emosionalnya. Maslow menyebutkan bahwa kebutuhan biologis (sandang, pangan, papan) serta kebutuhan psikologis (rasa aman, self esteem, dan kasih sayang) harus terpenuhi untuk mewujudkan aktualisasi dari potensinya.
Interaksi dalam lingkungan keluarga ikut menentukan arah dari perkembangan anak, yaitu peluang keserasian belajar pada setiap masa peka. Contoh pada bayi umur 0-2 tahun : kepekaan utama terletak pada latihan alat indera, motorik dan perluasan perkembangan bahasanya. Setiap pengalaman langsung dihayatinya sebagai pengalaman yang amat mendalam (peak experience), dan sangat berpengaruh terhadap kesan dan sikap kehidupan anak kelak (terutama pada umur 3-5 tahun), yaitu suatu penyesuaian diri yang bersikap aktif dan selektif.
Perlu diingat bahwa setiap anak lahir dengan bakat, potensi, kemampuan, talenta serta sikap dan sifat yang berbeda. Karenanya potensi anak yang sangat beragam dalam berbagai bidang dengan berbagai taraf dan jenis inteligensi, yang dibesarkan pula dalam berbagai kondisi ekonomi, sosial, psikologis, budaya, serta alam biologis yang berbeda, harus diupayakan dipenuhi kebutuhannya oleh keluarga agar bimbingannya terjadi sesuai dengan taraf perkembangan anak (developmentally appropriate practice).
Pendidikan keluarga adalah wahana yang mendasar untuk meningkatkan bentuk yang lebih harmonis dari perkembangan manusia. Oleh karenanya, selayaknya kehidupan keluarga menjadi kepedulian semua pihak, pemerintah dan masyarakat. Kesadaran tentang hal ini akan membawa kehidupan masyarakat kepada suatu taraf yang menjadikan keluarga pilar yang menentukan bagi kemajuan umatnya. (disadur dari buku “Penerapan Pembelajaran Pada Anak” Conny R. Semiawan)

IDEALNYA SEORANG PEMUDA

Ia pribadi yang muslim,berhati emas,berpotensi prima..
Yang di kala damai anggun
Petaka kijang dari padang perburuan
Yang dikala perang perkasa bak harimau kumbang.
Ia perpaduan manisnya empedu
Satu kali dengan kawan,lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam berbahasa, yang teguh membawa suluh
Angannya sederhana, cintanya mulia
Tinggi vitalitas dalam was-was, tinggi budi, rendah hati
Ia lah sutera halus di tengah sahabat tulus
Ia lah baja, ditentangnya musuh durhaka
Ia ibarat gerimis atau embun tiris,
Yang memekarkan bunga-bunga
Yang melambaikan tangkai-tangkai
Ia juga topan beliung
Yang melemparkan ombak menggunung
Yang menggoncangkan laut ke relung-relung
Ia lah gemericik air ditaman sari, asri
Ia juga penumbang segala belantara, segala sahara
Ia lah pertautan agung iman Abu Bakar,
Perkasa Ali
Papa Abu Dzar
Teguhnya Salman
Mendirinya di tengah massa yang bergoyang
Ibarat lentera ulama di tengah gulita sahara
Ia pilih Syahid Fisabilillah
Atas segala kursi dan upeti
Ia menuju bintang, menggapai malaikat
Ia tentang tindak kufur, pola aniaya , dimana saja
Maka nilainya pun membumbung tinggi
HARGANYA SEMAKIN TAK TERPERI
Maka siapakah yang akan sanggup membelinya,
KECUALI RABB-nya...



*syair karya pujangga besar "Muhammad Iqbal"
Semoga bisa menjadi renungan kita bersama untuk lebih meningkatkan kualitas ketaqwaan dan keimanan..

Minggu, 07 Maret 2010

Apa artinya cinta,.

ketika jemari mulai menuliskan bait demi bait kata-kata yang terangkum manis dalam sebuah kalimat,.
maka..
ketika itu pula aku semakin tak mengerti apa artinya cinta,.

sampai hari ini,.
aku belum mampu memaknai arti cinta,.
cinta yang sering dibanggakan orang-orang,.
cinta yang sering diceritakan mereka semua,.

termasuk hati ku saat ini,.
sendu dan pilu ketika mengingat dirinya,.
mengingat tentang dia ataukah tentang siapapun yang pernah mewarnai hati ini,.

bersamamu terasa sangat indah,.
menangis dan tertawa di sisimu,.seakan berkurang beban di pundak ini,.
berada di samping bahumu,.
seakan tak ada lagi duka yang menghantui diri ini,.

aku ingin menggenggammu,.
namun seberapa mampu aku dapat memberikan cinta di hatimu,.
dan,.
seberapa mampu juga aku dapat mengenal dan memahami cinta,.

kini..
aku mencoba berlari dari segala jenis cinta yang pernah datang menghampiriku,.
aku mulai mencoba bertanya pada diriku,.
cinta seperti apa yang sungguh aku butuhkan untuk hatiku,.
cinta yang sungguh menjadikan jiwa dan batin ini bahagia sepenuhnya,.

tuhan,.
ajari aku mencintai dia atau siapapun dirinya
dengan segenap cinta dan rasa yang sungguh membahagiakannya,.
jadikan tangan ini lembut menyapanya,.
jadikan rasa ini mengalun halus menyelimuti hatinya,.

ajari aku mencintainya selembut aku mencintai dakwah di dada ini..
ajari aku mencintainya selayaknya cinta tulus ku pada ayah dan bundaku,.

aku mencintai mereka,.
mereka yang pernah mengalun lembut mengisi hidupku,.
menyusup manis di setiap gerik langkahku,.
mereka yang telah menciptakan denting lembut nada yang mengalun merdu,.
aku mencintai mereka,.
mereka yang juga sungguh mencintai diriku seutuhnya dan sepenuhnya,.
mereka yang sungguh mampu menjaga diri dan kehormatanku layaknya mawar cantik yang berdiri tegak,.

biarkan aku mencintaimu,.
biarkan aku mampu bahagiakan hatimu,.
biarkan aku mengiringi langkahmu,.
biarkan aku mengantarmu jumpa dengan Rabb-mu dengan kelembutan cintaku,.

biarkan aku mengerti ..
hingga aku mampu memahami,.
APA ARTINYA CINTA,.